Wednesday, August 16, 2017

Trik Menghafal Urutan Satuan Panjang dan Berat

trik-menghafal-urutan-satuan-panjang-dan-satuan-berat

[1] Rumah makan Selera Saya 100 meter lagi.

[2] Bu, beli cabenya setengah kilo ya.

Pernahkah kamu mendengar dua kalimat di atas? Tentu sudah sering bukan? Untuk kalimat pertama biasanya merujuk pada jauhnya suatu tempat dari titik kita berada. Sedangkan untuk kalimat kedua biasanya merujuk pada berat benda yang kita beli. Keduanya tentu bukan lagi hal yang asing bagi kita. Satuan berat yang tadinya kita kenal sejak masih duduk di bangku SD nyatanya digunakan juga dikehidupan sehari-hari. Tapi apa jadinya jika satuan yang kita ketahui sejak dini hingga kini hanyalah centimeter atau gram saja? Bisakah kita mengira-ngira sejauh apa 100 meter itu? Seberat apakah 20 kg itu? Apa mungkin kita selalu membawa catatan atau berselancar di internet saja untuk tahu berapa besar perbandingannya? Tentu agak merepotkan bukan? Nah, untuk itu alangkah lebih baik jika kita menghafal urutan-urutannya mulai dari sekarang. Terlebih caranya tidak sulit lho. Bukan hanya untuk orang dewasa bahkan para siswa pun bisa menerapkannya.

Mau tahu? Yuk, simak bersama-sama!

Satuan Panjang


Pada dasarnya di sekolah dasar kita diajarkan cara mengingat satuan panjang lewat tangga. Bentuknya begini nih.


Seringnya saat guru mengulang lagi materi yang sama kita diminta untuk membuat tangga satuannya terlebih dahulu, jumlahnya bisa lebih banyak dari urutan yang ada atau bahkan lebih sedikit pula. Itu semua tentu tergantung pada ingatan kita. Setelah itu barulah kita menulis urutannya pada anak tangga yang telah ada. Bagi kita yang telah menghafal urutannya tentu menulisnya bukan perkara sulit. Tapi, bagi yang tidak mengingatnya bukan hanya tidak bisa menuliskan urutannya, terkadang juga urutan yang ada tidak sesuai dengan yang semestinya.

Karena itulah menghafal melalui metode mengingat tangga ini bisa digantikan dengan trik lain, yaitu dengan sebuah kalimat yang dilagukan.

Begini bunyinya:
Kucing hitam dalam mobil, desi centil mondar-mandir. (nyanyikan dengan irama lagu Cicak Cicak di Dinding bagian intro)

Lalu ingat huruf awalnya dan tambahkan huruf 'm' sesudahnya. (m berarti meter)

Kucing (km)
Hitam (hm)
Dalam (dam)
Mobil (m)
Desi (dm)
Centil (cm)
Mondar-mandir (mm)

Tidak sulit bukan?

Untuk bagian kucing bisa saja kita ganti sebagai kuman. Desi bisa saja kita ganti dengan Disya. Kuncinya adalah gunakan kata yang paling akrab dengan kita. Jika kita punya teman bernama Didi maka gunakan saja. Jika centil dirasa kurang enak maka gunakan saja kata 'cantik'. Tidak masalah yang mana saja, asalkan kita mudah mengingatnya. Juga, jangan lupa menyanyikannya dengan irama lagu Cicak Cicak Dinding ya.

Satuan Berat


Tak jauh berbeda dengan satuan panjang, biasanya untuk satuan berat kita mengenal tangga di bawah ini bukan?


Nah, sekarang ganti saja dengan kalimat seperti ini:
Kucing hitam dalam got, desi centil mondar-mandir. (Nyanyikan dengan irama lagu Cicak Cicak di Dinding bagian intro)

Lalu ingat huruf awalnya dan tambahkan huruf 'g' sesudahnya. (g berarti gram)

Kucing (kg)
Hitam (hg)
Dalam (dag)
Got (g)
Desi (dg)
Centil (cg)
Mondar-mandir (mg)

Bingung kenapa hanya di ubah dari mobil ke got? Jangan bingung ya, kenali perubahannya: pada satuan panjang standarnya adalah meter sedangkan pada satuan berat tidak ada meter, yang ada hanyalah gram. Karena itulah mobil (meter) diganti menjadi got (gram). Jadi jangan bingung lagi lho. Tapi jika kita tidak suka kata 'got' coba ganti saja dengan kata 'gudang' atau kata lainnya yang mudah diingat. Tapi ingat, huruf awalnya tidak boleh berubah.

Oh ya, jika sudah paham coba sekarang nyanyikan kalimat-kalimat tersebut dengan irama lagu cicak-cicak di dinding. Coba uji berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mengingatnya. Jika dirasa sudah hafal tuliskan saja urutan satuannya tanpa melihat tangga satuan. Setelah itu baru deh dicek.

Bagaimana?

Berani coba?

Ruler and Scale by Freepik

No comments:

Post a Comment

COPYRIGHT © 2017 · RANSEL BU NURUL | THEME BY RUMAH ES